Tampilkan postingan dengan label PRAMUKA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PRAMUKA. Tampilkan semua postingan

Kamis, 28 Juni 2012

RAIMUNA DAERAH VI SUMATERA SELATAN



Raimuna daerah

 
Opening Ceremony


Bumi Perkemahan yang gersang maksimal


Kegiatan Sosialisasi


Permainan Persahabatan


Pentas Seni


Karnaval


Ramah Tamah


Kembang Api di Malam Terakhir


Api Unggun Raimuna Daerah







Minggu, 25 Maret 2012

Lambang Gerakan Pramuka

Tunas Kelapa
  • Lambang Gerakan Pramuka adalah siluet Tunas Kelapa
  • Pencipta lambang Gerakan Pramuka adalah Kak Sunaryo Atmodipuro (Andalan Nasional, pernah aktif di Departemen Pertanian).
  • Lambang Gerakan Pramuka ditetapkan berdasarkan Surat keputusan Kwarnas Nomor 06/KN/72, tanggal 31 Januari 1972.
  • Pengetahuan tentang lambang Gerakan Pramuka merupakan syarat ke-4 syarat kecakapan umum (SKU) tingkat Penggalang Ramu.
  • Makna kiasan :
1. Buah nyiur dalam keadaan tumbuh dinamakan cikal;
2. Buah nyiur dapat bertahan lama dalam keadaan yang bagaimanapun;
3. Nyiur dapat tumbuh di mana saja;
4. Pohon nyiur tumbuh lurus ke atas;
5. Akar pohon nyiur tumbuh kuat dan erat dalam tanah;
6. Nyiur adalah pohon yang serbaguna, dari akar sampai ujung atas pohonnya

Sabtu, 24 Maret 2012

Tingkatan dalam Pramuka

Pendidikan dalam Gerakan Kepramukaan disesuaikan dengan umur, psikologi, fisik dan kemampuan tiap individu. Jadi apabila umurnya sudah melamoui batas tertinggi dari suatu golongan usia harus pindah ke golongan usia lainnya. Sistem Pendidikan ini dibagi menjadi 2 bagian yaitu untuk peserta didik dan untuk dewasa. Lebih jelasnya sebagai berikut :

Untuk peserta didik

Sistem pendidikan untuk tahapan ini diatur melalui Syarat Kecakapan Umum (SKU) dan Syarat Kecakapan Khusus (SKK) serta Pramuka Garuda. Dengan sistem ini peserta didik dibawa setingkat demi setingkat menuju tujuan Gerakan Pramuka.

Pramuka Siaga, untuk usia 7 – 10 tahun atau tingkat SD. Untuk SKU terdiri dari :
 1. Siaga Mula
 2. Siaga bantu
 3. Siaga Tata


Untuk SKK hanya ada satu tingkat terdiri atas bermacam-macam. Apabila telah mencapai siaga tata dan memenuhi persyaratan tertentu dapat mencapai Siaga Garuda.

Pramuka Penggalang, untuk usia 11 – 15 tahun atau tingkat SD sampai SMP. Untuk SKU terdiri dari :

1. Penggalang Ramu
 2. Penggalang Rakit
 3. Penggalang Terap

Sejak Penggalang Rakit seorang pramuka dapat mencapai SKK sesuai pilihannya. Apabila telah mencapai penggalang terap dan memenuhi persyaratan tertentu dapat mencapai Penggalang Garuda.

Pramuka Penggalang, untuk usia 16 – 20 tahun atau tingkat SMU sampai Universitas. Untuk SKU terdiri dari :

1. Penegak Bantara
 2. Penegak Laksana

Baik Penegak Bantara maupun Laksana seorang pramuka dapat mencapai SKK sesuai pilihannya. Apabila telah mencapai Penegak Laksana dan memenuhi persyaratan tertentu dapat mencapai Penegak Garuda.

Pramuka Pandega, untuk usia 21 – 25 tahun atau tingkat Universitas. Untuk SKU terdiri dari satu tingkat saja yaitu Pandega. Apabila sudah dilantik Pandega seorang pramuka dapat mencapai SKK sesuai pilihannya. Apabila telah mencapai Pandega dan memenuhi persyaratan tertentu dapat mencapai Pandega Garuda.


Untuk orang dewasa

Untuk umur diatas 25 tahun dan mempunyai tujuan dapat mengabdikan diri secara sukarela dan aktif menjalankan kewajiban sebagai Pembantu Pembina, Pembina Pramuka, Pelatih, Pembantu Andalan, Andalan, Majelis dan staf kwartir.Pendidikan ini bersifat kursus baik di luar maupun didalam gerakan Pramuka.

a. Kursus Orientasi
 1. Kursus orientasi singkat
 2. Kursus orientasi sedang
 3. Kursus orientasi lengkap

b. Kursus Pembina Pramuka Mahir
 1. Kursus Pembina Pramuka Mahir tingkat dasar, selama 90 jam
 2. Kursus Pembina Pramuka Mahir tingkat lanjutan, selama 100 jam

c. Kursus Pelatih Pembina Pramuka
 1. Kursus Pelatih Dasar atau KPD selama 1 minggu
 2. Kursus Pelatih Lanjutan atau KPL selama 1 minggu

d. Kursus untuk petugas Gerakan Pramuka
 1. Kursus Pengelola Kwartir
 2. Kursus Andalan
 3. Kursus Pamong Satuan Karya
 4. Kursus Perlebahan
 5. Kursus Instruktur
 6. Kursus Pendidikan dan Kependudukan
 7. Kursus Kader Koperasi
 8. Kursus Ketrampilan Penyediaan Air bersih
 9. Kursus Ketrampilan Perumahan Sehat
 10. Kursus Peningkatan Mutu Makanan Rakyat dan sebagainya

Minggu, 18 Maret 2012

Arti Lambang WOSM

ARTI LAMBANG WOSM ( The World Organization of the Movement )

  1. Kompas : Melambangkan suatu peringatan bagi Pandu/ Pramuka agar selalu berbuat kebenaran dan dapat dipercaya seperti fungsi kompas, serta tetap menjaga cita-citanya dan perannya sebagai penunjuk jalan. 
  2. Treefoil / Bunga dengan Tiga Ujung : Melambangkan tiga janji Pandu / Scout Promise
  3. Dua Bintang : melambangkan anggota Pandu/ Pramuka berupaya untuk dapat memberi penerangan dan menolong dalam kebenaran dan pengetahuan.
  4. Tali melingkar dengan ujung membentuk simpul mati : melambangkan bahwa sesama Pandu/ Pramuka mengadakan hubungan persahabatan dan persaudaraan antar Pramuka di seluruh dunia.
  5. Warna :  Putih melambangkan jiwa yang berhati suci, sedangkan warna dasar ungu melambngkan bahwa Pandu/ Pramuka memiliki ketrampilan kepemimpinan dan suka menolong orang lain.

Raimuna Nasional X

Raimuna Nasional X Tahun 2012 akan diselenggarakan di Jayapura, Papua. Sesuai Juklak Raimuna X yang ditetapkan berdasarkan SK Kwarnas Nomor 019 Tahun 2012, Raimuna Nasional 2012 dilaksanakan pada tanggal 24 Juni – 1 Juli 2012 di Bumi Perkemahan Cendrawasih, Jayapura, Papua.
 
Raimuna  adalah  kegiatan  bagi  pramuka  Penegak  dan  Pandega  yang  merupakan  gabungan  dari  kegiatan Peran  Saka  (Perkemahan  antar  Satuan  Karya)  dan  Perkemahan Wirakarya.  Sehingga  Raimuna  merupakan  kegiatan  pertemuan  besar  dengan  berbagai  aktivitas  yang  bersifat  aktif,  kreatif,  produktif,  edukatif,  inovatif  dan  rekreatif  dalam bentuk perkemahan.
Pengertian Raimuna
Kata  Raimuna  berasal  dari  bahasa  Ambai,  daerah  Yapen  Timur,  kabupaten  Yapen Waropen, Papua. Kata Raimuna merupakan gabungan dua kata yaitu Rai dan Muna. Rai berarti  sekelompok  orang  yang  berkumpul  untuk  mencapai  tujuan  tertentu  yang ditetapkan    bersama.  Sedangkan  Muna  adalah  daya    kekuatan  jiwa  seseorang  yang berpengaruh baik dalam mencapai kesuksesan. Dengan demikian, raimuna memiliki arti sekelompok  orang  yang  hidup  dalam  suatu  kekuatan  dengan  dijiwai  oleh  sesuatu  daya kekuatan yang selalu memberi semangat  tinggi dalam mencapai tujuan.
 Tujuan
Raimuna  Nasional  bertujuan  untuk  membina  dan  mengembangkan  persaudaraan  dan persatuan di kalangan para Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega serta memberikan kepada mereka kegiatan kreatif, rekreatif dan produktif yang bersifat edukatif
Sasaran
a.  Meningkatkan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa,
b.  Meningkatkan rasa persatuan dan kesatuan,
c.  Meningkatkan wawasan kebangsaan,
d.  Meningkatkan kepemimpinan,
e.  Memperoleh tambahan keterampilan dan pengalaman yang relevan
Tema:   “ Pramuka Indonesia bersama masyarakat membangun Tanah Papua ”
Semboyan “Bagimu Negeri Jiwa Raga Kami”
Motto  “Satyaku Kudarmakan, Darmaku Kubaktikan”
Logo Raimuna Nasional 2012
  1. Logo Raimuna Nasional X berbentuk siluet Burung Cenderawasih yang memamerkan keindahan, keelokan serta keteguhan. Cenderawasih adalah burung khas Papua yang dilindungi
  2. Bulu berwarna kuning berjumlah 10 helai melambangkan bahwa Raimuna Nasional  di Papua adalah Raimuna Nasional yang ke sepuluh. Sepuluh helai juga melambangkan jumlah dari Dasa Darma Pramuka
  3. Bulu berwarna hijau berjumlah 2 helai melambangkan bahwa tanah papua adalah tanah yang subur
  4. Bulu yang berwarna merah dan Putih dengan jumlah masing – masing 3 helai melambangkan Janji Pramuka yaitu Tri satya
  5. Tulisan Raimuna Nasional X dengan tameng khas Papua sebagai pengganti huruf A
  6. Jayapura, 9 Juli – 16 Juli 2012 adalah tempat dan tanggal dan  pelaksanaan Raimuna Nasional X
Maskot Raimuna Nasional 2012
1. Bentuk Maskot
Maskot  Raimuna  Nasional  X  berbentuk  karikatur  Burung  Cenderawasih  atau  yang disebut “Pace Kribo”.  Pace  Kribo  mengenakan  Pramuka  lengkap  dengan  posisi  siaga memegang  busur  dan  anak  panah.  Dalam  budaya  Papua,  busur  dan  anak  panah merupakan senjata berperang dan senjata berburuh binatang. Pace Kribo mencerminkan seorang Pramuka yang dijuluki sebagai pendekar kesatria, selalu siap siaga dalam situasi dan kondisi apapun, serta memiliki  karakter maju, mandiri dan bermartabat.  Maskot ini mengartikan  bahwa  Pramuka  siap  berraimuna  bersama  masyarakat  membangun  Tanah Papua.
2. Warna Maskot
Warna  Pace  Kribo  identik  dengan  identitas  Pramuka  yakni  warna  coklat dan  kuning dikombinasikan dengan warna hijau.
  1. Warna  coklat,  menggambarkan  sikap  dan  prilaku  yang  dewasa  dalam  tindakan maupun  perbuatan selalu dan senantiasa sebagai sikap seorang pemimpin
  2. Warna kuning menggambarkan keyakinan dan tekat akan meraih sesuatu tujuan dan cita-cita
  3. Warna  hijau,  menggambarkan  membangun  kerbersamaan,  kekeluargaan,  kesatuan dan persatuan
  4. Warna hitam, menggambarkan sikap pengabdian
3. Makna Maskot
a.  Makna
  • Pace  Kribo  berasal  bahasa  lokal  Papua  yang  sering  ditujukan  untuk  orang yang berambut banyak atau berambut krol terurai di kepalanya
  • Bulu Cenderawasih mempunyai arti kejayaan, kebesaran dan keindahan
  • Mempunyai  karakter  hidup  sebagai  seorang  kesatria  sekalogus  orang  yang  bersahabat
b.  Gaya bahasa
  • Komunikatif
  • Berwibawa
  • Kekeluargaan
  • Penamaan dengan bahasa yang unik, sehingga mudah diingat

Sabtu, 25 Februari 2012

Pengertian antara Pramuka, Kepramukaan dan Gerakan Pramuka

Pengertian antara Pramuka, Kepramukaan dan Gerakan Pramuka sering kali disamakan bahkan saling tertukar. Jangankan oleh orang yang awam kepramukaan dan tidak pernah menjadi Pramuka, banyak di antara anggota Gerakan Pramuka sendiri yang bingung dalam menerangkan pengertian ketiga hal tersebut. Padahal dari ketiga hal tersebut mengandung pengertian yang berbeda namun saling terkait.

Pengertian Kepramukaan. Kepramukaan sebagaimana tercantum dalam Anggaran Rumah Tangga Gerakan Pramuka (bab II Pasal 7) adalah proses pendidikan di luar lingkungan sekolah dan di luar lingkungan keluarga dalam bentuk kegiatan menarik, menyenangkan, sehat, teratur, terarah, praktis yang dilakukan di alam terbuka dengan Prinsip Dasar Kepramukaan (PDK) dan Metode Kepramukaan (MK), yang sasaran akhirnya pembentukan watak, akhlak dan budi pekerti luhur.
Kepramukaan ini dicetuskan pertama kali oleh Robert Stephenson Smith Boden Powell dan Willian Alexander Smith pada tahun 1907 ketika mengadakan perkemahan kepanduan pertama (dikenal sebagai jamboree) di Kepulauan Brownsea, Inggris. Kepramukaan kemudian berkembang ke seluruh penjuru dunia termasuk ke Indonesia.
Pengertian Gerakan Pramuka. Gerakan Pramuka atau Gerakan Kepanduan Praja Muda Karana merupakan satu-satunya wadah (organisasi) berbadan hukum yang berhak menyelenggarakan kepramukaan di Indonesia.
Gerakan Pramuka berkedudukan di Ibu Kota Negara Republik Indonesia dan didirikan untuk waktu yang tidak ditentukan dan ditetapkan dengan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 238 Tahun 1961 tanggal 20 Mei 1961, sebagai kelanjutan dan pembaruan gerakan kepanduan nasional Indonesia.
Pengertian Pramuka. Pramuka merupakan sebutan bagi anggota Gerakan Pramuka, yang meliputi; Pramuka Siaga, Pramuka Penggalang, Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega. Kelompok anggota yang lain yaitu Pembina Pramuka, Andalan, Pelatih, Pamong Saka, Staf Kwartir dan Majelis Pembimbing. Seorang Pramuka harus telah dilantik menjadi anggota Gerakan Pramuka dengan mengucapkan satya (janji) pramuka.
Dari uraian di atas, jelaslah kini tentang pengertian dan perbedaan ketiga istilah tersebut. Secara garis besar dapat disimpulkan bahwa kepramukaan merupakan sebuah sistem pendidikan dan Gerakan Pramuka merupakan organisasi yang melaksanakan sistem tersebut (kepramukaan). Sedangkan Pramuka mengandung pengertian sebagai anggota dari Gerakan Pramuka.
Jadi pengertian antara kepramukaan, Gerakan Pramuka, dan Pramuka mempunyai pengertian yang berbeda namun saling terkait.